Anti - First Impression
Bertemu orang baru tak melulu berarti bertemu dengan situasi yang baru. Terkadang semuanya merupakan hal biasa yang barangkali pernah ditemui dimasa yang lalu pada orang yang lebih dulu hadir.
Kita tidak pernah bisa menyimpulkan sesuatu pada pertemuan pertama. Kita tidak bisa mengenali sesuatu atau seseorang pada perbincangan pertama, semua tak pernah ada jaminan terkait pemahaman terhadap sesuatu. Mengomentari seseorang setelah pertemuan pertama adalah seperti sebuah penghukuman bagi diri sendiri yang terlalu ribet memikirkan oranglain. Feedback yang kita dapat, prasangka yang kita punya, dan opini kita tidak otomatis menjadi bukti bahwa seperti itulah adanya. Bukankah manusia adalah makhluk yang hidup dengan misterinya masing-masing? lantas bagaimana bisa kita mati-matian mengadilinya pada pertemuan pertama?
Sebetulnya tak ada yang luar biasa, semua hal bisa biasa-biasa saja. Namun entah mengapa, kita masih bisa merasa kesal, kecewa dan terkesan tak terima dengan beberapa hal yang hadir dan mampir. Seolah semua hal baru padahal kita bisa saja sadar bahwa itu adalah hal yang lama dan sudah lama kita temui pada jiwa yang lain atau pada sesuatu yang lain. Maka sepertinya benar bahwa "yang paling menyakitkan adalah berharap kepada manusia".
-
Inilah suara saya, suara manusia yang tidak punya First impression.
Komentar
Posting Komentar