Keresahan di Bulan Mei 2021

Hari ini media ramai sekali, pemberitaan terakhir yang berseliweran di media sosial berkaitan dengan kekerasan seksual yang dialami oleh para perempuan dengan rata-rata usia di bawah umur.

Sedih sekali saat membacanya, bahkan sebuah video kekerasan pada anak kecil yang tengah ramai hari ini.

Saya tidak bisa memberikan toleran pada statement - karena laki-laki memiliki nafsu yang lebih besar dibanding perempuan, juga dengan statemen bahwa perempuan lah yang mengundang syahwat laki-laki dengan pakaiannya-, sedangkan pada realitanya perempuan dengan baju tertutup, dengan pakaian longgar, bahkan berada di tempat ibadah pula, tidak terhindarkan.

Jika memang benar laki-laki memiliki hawa nafsu yang lebih besar dibanding perempuan, apakah sebegitu sulitnya menahan nafsunya? Apakah sebodoh itu? Hingga berprilaku layaknya hewan. Mengherankan jika perempuan selalu menjadi korban sekaligus dianggap penyebab dari kejadian memalukan ini. 

Kita melihat perilaku ayam, kucing, dan hewan lainnya, jelas kita tahu bahwa mereka hewan. Tidak dikaruniakan padanya akal untuk berfikir. Namun bagaimana dengan manusia? Bukankah kita berbeda? Bukankah ini yang membuat kita berbeda dengan hewan? Apakah alat untuk berfikir ini hanya sebatas asesoris, hanya sebagai identitas agar disebut manusia? 

***

Bayangkan bagaimana korban menjalani hari-harinya? Anak-anak dengan Mimpi-mimpinya, perempuan-perempuan dengan harapan di masa depannya. Sangat menyakitkan untuk dibayangkan manakala dalam ingatannya melekat erat kejadian yang dianggap memalukan di sosial kita, bagaimana ia dapat hidup normal ditengah masyarakat? 

Tidak henti saya berfikir, mengapa ada yang sedemikian teganya melakukan suatu kekejian kepada orang lain bahkan ada yang juga keluarga dan kerabat terdekatnya. Apa masalahnya? Ekonomi, pendidikan, kecerdasan, atau justru spiritualitas yang tidak kuat? Apaaaaaa? 

Ya Allah gedek sekali rasanya.

Sebagai perempuan dan sebagai manusia, dengan ini saya memohon dengan sangat... Hargailah kami selayaknya kalian manusia laki-laki ingin di hargai, pandanglah kami selayaknya kami memandang kalian laki-laki, mari bersama-sama untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, mencapai derajat terbaik tuhan, tanpa ada keinginan untuk mendominasi siapapun, merasa lebih superior dari siapapun, mari slaing menghargai keberadaan bersama.

Pandanglah para perempuan sebagaimana kalian ingin melihat putri kesayangan kalian tumbuh menjadi hebat, kuat, berkualitas dan tentu saja merasa aman dimanapun kami berada. Tolong ya, sungguh... Para perempuan menginginkan hak yang sama dengan laki-laki, ingin merasa nyaman dan aman dalam setiap perjalanan kehidupan. Jangan bersembunyi dibalik kalimat karena laki-laki syahwat nya lebih besar lagi ya, saya tahu bahwa manusia bisa memilih untuk menjadi baik dengan akal dan hati nuraninya.

 #STOPKEKERASANSEKSUAL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pinter atau Open Minded?

Memilih Bahagia

Sebuah Catatan, Maret 2022