Setengahnya.
Sudah setengah tahun berada di tahun 2021, apresiasi untuk diri sendiri yang sudah tegap bertahan, terimakasih.
Saya mungkin tidak memiliki banyak hal untuk dipersembahkan kepada diri sendiri, namun saya ingin memberikan kesungguhan pada semua kerja keras, untuk penjagaan terhadap tubuh, untuk mencintai bagaimanapun adanya saya, untuk menyayangi setiap detail yang sedang saya lalui. Saya ingin memberikan kepercayaan terhadap diri sendiri agar mampu memberanikan diri menjalani hari ini, bukan hari esok apalagi hari kemarin. Saya menyerahkan sepenuhnya hari esok pada kuasa Tuhan untuk mengindahkannya, saya menyerahkan hari kemarin pada Tuhan dan semesta untuk memberi penilaian atau penghukuman atasnya. Namun saya akan berusaha senang, tenang dan sungguh-sungguh untuk hari ini.
Setengah tahun yang luar biasa sudah saya lalui, tidak terlalu mengecewakan sebab saya belajar banyak hal. Saya ingin berterimakasih bahwa saya tetap memilih untuk berupaya lebih. Saya ingin berjuang lagi, dan mungkin akan terus.
Saya tahu bahwa apa yang saya sebut sebagai arena berjuang mungkin bukan hal penting bagi oranglain, namun sangat berhaarga bagi saya. Saya tidak ingin dihakimi oleh persepsi oranglain, saya tidak mau bertanggung jawab atas ekspektasi manusia manapun dan saya tidak akan berusaha untuk menyenangkan semua orang, maka saya akan dan sudah lebih fokus dengan perjalanan yang sudah saya mulai tanpa mau membumbuinya dengan pendapat manusia lain, terlebih jika itu menjatuhkan.
Saya ingin memberikan hadiah bagi diri sendiri. Mungkin saya memang bukan manusia yang bisa membeli barang mewah nan mahal, maka hadiah yang dapat saya berikan kepada diri sendiri bukan hal-hal yang demikian.
Saya ingin memberikan hadiah berupa waktu yang lebih banyak untuk saya belajar lebih sering, membaca lebih banyak, bekerja lebih bahagia, menjalani hidup dengan lebih bersyukur dan menghadiahi diri sendiri dengan melakukan sesuatu yang mungkin belum sempat saya lakukan sebelumnya. Bolehkan? hehe saya fikir saya tidak membutuhkan persetujuan oranglain kan ya, mengapa saya bertanya *konyol
Saya baru cukup menyadari bahwa saya tidak banyak menikmati hari ini, hari yang sedang saya jalani. Saya lebih memikirkan banyak hal untuk hari esok dan meratapi yang tejadi dihari kemarin dan kemarinnya. Sungguh bentuk penjelasan 'tidak sayang dengan diri sendiri' ya, tidak tahu caranya hidup dan tidak tahu caranya bersenang-senang.
Komentar
Posting Komentar